in ,

Kredit UMKM BNI Ditarget Naik 30 Persen, Ini Strateginya!

Kredit UMKM

WARTABANK.COM, Jakarta – Kredit UMKM yang disalurkan bank BUMN tahun 2022 ditarget meningkat hingga 30 persen dari tahun lalu.

Salah satu bank BUMN yang mendapat penugasan menyalurkan kredit UMKM adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Untuk mencapai target tersebut, BNI tengah berupaya dengan menjalankan strategi bisnis agar dapat membantu pelaku UMKM naik kelas.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan, segmen UMKM saat ini menunjukkan pemulihan kinerja yang cukup pesat setelah dua tahun diterpa pandemi.

Dengan penyaluran kredit UMKM, sektor ini diharapkan dapat terus ertumbuh dan menjadi pemacu pemulihan ekonomi nasional.

“Segmen UMKM kontribusinya mencapai 60 persen dalam ekonomi nasional, kredit UMKM yang ditarget naik 30 persen kami melihat peluang untuk pemulihan ekonomi makin terbuka,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (6/2/2022).

Dalam hal ini, BNI sebagai bagian dari BUMN juga siap untuk mengambil peran untuk memberikan solusi kepada para pelaku usaha kecil.

Selain pembiayaan, Royke juga memastikan BNI siap memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku UMKM agar usahanya bisa naik kelas bahkan menembus pasar global.

Dengan strategi ini, diharapkan UMKM bisa terstimulasi dan ekosistemnya semakin produktif.

“Debitur dari UMKM kita gabungkan dalam satu ekosistem, khususnya untuk jenis usaha yang sama agar bisa saling mendukung. Ekosistemnya juga kita hubungkan dengan berbagai platform digital agar bisa interlink dan mampu menjawab permintaan dalam skala besar,” jelasnya.

Optimalkan Potensi Pekerja Migran & Diaspora

Royke juga menjelaskan, bahwa BNI merupakan salah satu bank yang aktif memperbesar pengadaan barang dan jasan dari usaha kecil menengah, serta mendukung Pasar Digital (PaDi) UMKM.

Tak hanya di dalam negeri, BNI juga mengembangkan potensi pasar di berbagai negara dengan mengoptimalkan para pekerja migran dan diaspora Indonesia.

Menurutnya, pekerja migran dan diaspora telah disiapkan menjadi agen pembangunan bagi pelaku UMKM di Indonesia melalui progam BNI Xpora.

“Kami terus mengoptimalkan peran pekerja migran dan diaspora yang jumlahnya mencapai 8 juta orang di berbagai negara. Kami juga mendorong pelaku UMKM terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya untuk menjawab permintaan luar negeri,” jelas Royke.

Dengan penyaluran kredit UMKM dan berbagai strategi tersebut, ia yakin transaksi jual beli di segmen usaha kecil menengah akan terus meningkat dan permintaan pasar domestik dan global juga lebih besar. []

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

bank hybrid

bank bjb Gandeng Perusahaan IT Internasional, Perkuat SDM Menuju Bank Hybrid,

Mitra Bayar

Asabri Gandeng Bank Syariah Indonesia Sebagai Mitra Bayar