Kuartal I 2019 Kredit UMKM Diramal Bangkit

oleh
Kredit UMKM

Kredit UMKM diprediksi akan mengalami kebangkitan pada kuartal I tahun 2019 setalah pada periode Agustus 2018 mengalami perlambatan. Hal tersebut berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menyatakan kredit UMKM hingga Agustus 2018 pertumbuhannya hanya 8,8 persen (year on year) atau mengalami perlambatan dari periode sama tahun 2017 yang sebesar 9,99 persen.

Menurut Corporate Secretary BNI, Kiryanto, perlambatan pada sektor UMKM tersebut hanya bersifat sementara. Lebih lanjut ia memperkirakan pada kuartal I tahun depan akan mengalami pertumbuhan yang lebih baik.

“Ini hanya siklus saja jadi sifatnya sementara. Tahun depan pada kuartal I akan UMKM diprediksi akan bangkit. Tumbuhnya sektor UMKM juga seiring dengan tumbuhnya kredit korporasi besar,” terangnya.

Selain mengalami perlambatan, kredit UMKM juga memiliki rasio kredit bermaslah (non performing loan / NPL) yang berada di atas level industri. Namun demikian, NPL UMKM saat ini bisa dikatakan lebih baik dari sebelummnya.

OJK mencatat pada Agustus 2018 NPL UMKM sebesar 4,03 persen atau lebih rendah dari periode Juni 2018 yang sebesar 4,31 persen.

“Perbaikan NPL dikarenakan adanya penyaluran kredit usaha rakyat yang risiko kreditnya membaik,” ujarnya. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *