in , , , ,

Kurs Rupiah Dekati Rp13 Ribu

Kurs rupiah

Kurs rupiah semakin menguat terhadap dolar AS, dimana pada perdagangan pagi ini (8/01) pkul 09.00 WIB nilai tukar rupiah diperdagangkan mendekati Rp13.000 atau Rp14.035 per dollar AS atau menguat 0,35 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin.

Penguatan kurs rupiah kali ini merupakan yang terbesar di antara mata uang Asia lainnya. Seperti diketahui bahwa kurs rupiah yang menguat atas dollar AS merupakan imbas adanya faktor global dan domestik.

Pada faktor global sendiri terjadinya pelemahan dollar AS terhadap mata uang mitra dagang utama Amerika yang terpotret dari DXY Indeks yang mengalami penurunan ke level 95 dari posisi 96-97 pada Desember hingga akhir pekan lalu. Momentum tersebut menjadikan kurs rupiah semakin menguat.

Baca Juga: Kredit Konsumer Bakal Melesat di 2019

Adapun dollar AS yang melemah terjadi di tengah isu global yang ada seperti dimulainya negosiasi tatap muka antara delegasi AS dan China di Beijing. Selain hal tersebut, terjadinya perlambatan laju ekonomi Amerika membuat kekhawatiran pasar karena berkembang ekspektasi tidak ada kenaikan bunga acuan AS di tahun 2019.

Di pasar Asia, dollar AS melemah terhadap rupian yaitu sebesar 1,72 persen. Kemudian diikuti ringgit Malaysia 0,6%, rupee India 0,54%, won Korea Selatan 0,46%, peso Filipina 0,33%, yen Jepang 0,21%, dolar Singapura 0,2%, dan dolar Taiwan 0,12%. Dollar AS hanya menguat terhadap dollar Hongkong sebesar 0,02%.

Sementara itu dampak dari sisi domestik antara lain yaitu adanya aliran dana asing yang masuk seiring lelang surat utang negara (SUN) yang digelar pemerintah beberapa waktu lalu. Adapun pada leleang tersebut mengalami oversubscribe yang nyaris sebanyak dua kali. Permintaan masuk mencapai Rp 55,27 triliun, sedangkan yang diserap Rp 28,25 triliun.

Dengan menguatnya kurs rupiah terhadap dollar AS maka kurs rupiah tersebut telah terjadi penguatan 2,08 % sepanjang tahun ini dan merupakan penguatan kurs rupiah yang terkuat sejak periode Juni 2018.

Seperti diketahui bahwa beberapa waktu lalu kurs rupiah sempat ambruk dihantam oleh dollar AS hingga berada pada level lebih dari Rp15.000. hal ini dipicu oleh faktor eksternal yaitu adanya perang dagang antara Amerika dan China. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

bank bjb dan Samsat

bank bjb dan Samsat Banten Bersinergi

kredit sindikasi perbankan

Kredit Sindikasi Perbankan Makin Kencang