Cetak Kinerja Positif, Laba Bank Jatim Tumbuh 12%

oleh

Bankjatim berhasil mencetak kinerja positif sepanjang tahun buku 2017. Performa perbankan Jawa Timur tersebut dinilai sangat baik dengan mencetak laba yang tumbuh 12% jika dibandingkan raihan laba pada tahun sebelumnya. Sementara itu aset bankjatim tercatat Rp. 51,52 triliun atau tumbuh 19,72% laba bersih bankjatim tercatat 1,15 triliun tumbuh 12,76% (YoY).

Baca Juga : Laba Bersih Bank OCBC NISP Tumbuh 22%

Selama tahun 2017 Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim tumbuh luar biasa dengan mencatatkan pertumbuhan 21,48% (YoY) sebesar Rp. 39,84 triliun. Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada bankjatim meningkat. Selain itu pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan CASA rasio bankjatim sebesar 69,89%, dimana selama lebih dari 14 tahun, CASA rasio bankjatim selalu menunjukkan diatas 65%.

Di tengah-tengah kondisi perekonomian global yang masih belum stabil di 2017, bankjatim masih mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 31,75 triliun atau tumbuh 7,01% (YoY). Sebagai penyumbang terbesar dalam penyaluran kredit yaitu kredit segmen konsumsi sebesar 22,29 triliun atau tumbuh 12,42% (YoY).

Rasio keuangan bankjatim posisi Desember 2017 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, diantaranya Return on Equity (ROE) sebesar 17,43%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,68 %, Return On Asset (ROA) 3,12% , terjadi efisiensi pada Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) dari 72,22% menjadi 68,63%.

Baca Juga : Potensi & Target Pertumbuhan Kredit Perbankan 2018

Tren kenaikan harga saham bankjatim (BJTM) juga menjadi perhatian masyarakat, mengingat selama tahun 2017 pertumbuhan harga saham BJTM mencapai 17,60% yang ditutup pada level Rp. 710/ lembar saham di penghujung tahun 2017. Ditahun ini pula, BJTM membukukan harga saham tertinggi dalam sejarah sejak IPO di 2012 yaitu sebesar Rp. 840/ lembar saham di bulan April 2017.

Kinerja yang bagus di tahun 2017 juga tak luput dari strategi manajemen di tahun 2017 yang menambah 2 (dua) direktorat baru, yaitu: Direktur Keuangan dan Direktur Manajemen Risiko. Dengan adanya penambahan 2 (dua) direksi tersebut, pembagian kerja menjadi lebih fokus.

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *