in ,

Laba Bank Sampoerna Tembus Rp18,5 Miliar

Laba Bank Sampoerna

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Laba Bank Sampoerna berhasil dibubukan secara positif meski di tengah situasu pandemi covid-19.

Pada semester I 2021, laba Bank Sampoerna tercatat sebesar Rp18,5 miliar yang diperoleh dari berbagai sektor.

Mulai dari pendapatan bunga maupun pendapatan non-bunga dan juga dari pendapatan usaha.

Pendapatan usaha PT Bank Sahabat Sampoerna meningkat sebesar 8,6 persen secara tahunan (yoy), yaitu dari Rp322,2 miliar menjadi Rp349,9 miliar.

Pendapatan bunga bersih bank swata ini juga meningkat sebesar 5,3 persen menjadi Rp328,7 miliar.

Sedangkan pendapatan non-bunga mengalami peningkatan paling besar yakni 111,7 persen secara tahunan menjadi Rp21,2 miliar.

Selain laba Bank Sampoerna yang meningkat, aset perusahaan ini juga mengalami peningkatan sebesar 8,5 persen, dari Rp12,4 triliun menjadi Rp13,5 triliun dari.

Direktur Utama Bank Sampoerna, Ali Rukmijah menjelaskan, untuk penyaluran kredit di semester I sudah capai Rp8,5 triliun yang juga meningkat 3,4 persen.

Namun ia menilai tantangan pandemi Covid-19 masih akan berlanjut, maka pihaknya perlu melakukan berbagai langkah strategis, termasuk meningkatkan dana pencadangan.

“Pandemi memang masih menjadi tantangan tersendiri. Tapi hal itu tidak menyurutkan langkah kami untuk terus mendukung pertumbuhan dan pengembangan UMKM. Komitmen ini terus kami upayakan dengan melakukan pendampingan kepada para nasabah dan debitur,” ,” tutur Ali dalam pernyataan tertulis, Rabu (18/8/2021).

Pihaknya juga mendorong para pelaku UMKM untuk mengambil peluang yang positif untuk dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Dengan begitu, Bank Sampoerna bisa turut berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi melalui kerja sama yang sehat dan dukungan dari segenap nasabah dan debitur.

Digitalisasi Dorong Raihan Laba Bank Sampoerna

Ali Rukmijah mengatakan, Bank Sampoerna yang terus melakukan transformasi layanan digital sejak tahun 2014.

Peningkatan layanan digital ini masih terus dilakukan guna mempermudah nasabah bank dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Hal itu pun berdampak pada pertumbuhan transaksi digital selama Januari hingga Juni 2021 yang mencapai 15,9 juta transaksi.

“Transaksi itu yang meningkat hingga tiga kali lipat juga berdampak pada laba Bank Sampoerna. Maka kami terus berupaya meningkatkan transformasi digital yang telah berjalan,” ujarnya.

Dalam melayani transaksi digital, pihak perseroan menyediakan internet banking, mobile banking, dan digital lending.

Perseroan juga berkolaborasi dengan berbagai fintech, seperti Mekar untuk pemberdayaan UMKM khususnya perempuan, Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). []

Written by Agus Dilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Aturan Bank Digital

Aturan Bank Digital Akan Dikeluarkan OJK Pekan Depan

Aturan bank digital

Aturan Bank Digital Disahkan, Makin Mudah Atau Makin Sulit?