in , ,

Layanan Digital Banking Jadi Prioritas Maybank

layanan digital banking

Layanan digital banking saat ini sudah prioritas utama bagi perbankan dalam anggaran belanja. Sebut saja PT Bank Maybank Indonesia Tbk yang memfokuskan diri mendorong layanan berbasis teknologi digital  pada tahun ini.

Menurut Presiden Direktur Maybank Taswin Zakaria, Maybank Indonesia ingin menggenjot pendapatan berbasis komisi atau fee based income. Oleh karena itu, lanjut Taswin, Maybank Indonesia akan mengoptimalkan layanan digital banking.

Baca Juga: Bank Century Asetnya Diburu Ke Swiss

Untuk mendukung upaya tersebut, Taswin mengaku siap menggelontorkan dana sebesar Rp143 miliar untuk belanja yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur teknologi digital.

“Tahun ini Capex Maybank sebesar Rp220 miliar dimana 65 persennya atau sekitar Rp143 miliar dialokasikan untuk investasi infrastruktur IT termasuk di dalamnya layanan digital banking. Saya kira sangat wajar jika belanja modal perbankan saat ini didominasi oleh belanja digital,” ujarnya.

Adapun Taswin mengaku jika pihaknya akan memperbaharui produk internet banking Maybank2u atau M2U tentunya dengan beragam fitur terbaru. Jadi Maybank akan mengintegrasikan website dengan fitur M2U dimana seluruh layanan digital banking akan saling terhubung sehingga ketika nasabah pindah opun tidak ada perbedaan yang mencolok.

Baca Juga: Kredit Konstruksi Bank Mandiri Ditargetkan Tumbuh

LAYANAN DIGITAL BANKING DORONG FEE BASED INCOME

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Direktur Keuangan Maybank Thilagavathy Nadason mengatakan bahwa upaya perusahaan pada peningkatan layanan digital banking adalah dalam rangka mendorong pendapatan non bunga.

Hal itu dikarenakan pendapatan non bunga Maybank mengalami penurunan sebesar 17 persen pada tahun 2018 atau menjadi Rp2,2 triliun. hal ini berbeda dengan catatan tahun 2017 dimana pendapatan non bunga Maybank mencapai Rp2,7 triliun.

Pendapatan fee based income Maybank yang mengalami penurunan diakui Thila seiring pendapatan dari transaksi yang berkaitan dengan treasury bank yang juga turun. Namun tahun ini, sebut Thila, pihaknya akan melakukan sejumlah perbaikan.

“Apabila kita berharap pada trade global saya rasa masih sulit! Kalau sama dengan tahun 2018 saja kami masih anggap baik. Dengan optimalisasi layanan digital banking kami berharap segala akan menjadi lebih baik.,” tutup Thila. []

 

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank kecil

Bank Kecil Optimis Kinerja Positif Di Tahun Politik

Uang Elektronik LinkAja

Uang Elektronik LinkAja Masih Tunggu Izin BI