LPS Pastikan Likuiditas Bank Terjaga di Tahun Politik

oleh

Di tahun politik 2018 dan 2019, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memastikan likuiditas di pasar keuangan khususnya perbankan nasional senantiasa terjaga dengan baik. Hal tersebut sejalan dengan kelonggaran regulasi yang telah dilakukan oleh Bank Indonesia (BI).

Menurut Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, porsi Giro Wajib Minimum rata-rata (GWM Averaging) yang telah diperlonggar oleh Bank Sentral menjadi 2 persen dari Dana Pihak Ketiga (DPK) akan menopang likuiditas bank.

“BI telah mengambil langkah-langkah untuk melonggarkan regulasi terkait likuiditas. GWM merupakan bagian dari kebijakan tersebut,” ujar Halim.

Baca Juga : BI: Permintaan Domestik Menjadi Keydriver Pertumbuhan Ekonomi 2018

Sementara itu, di sisi lain kelonggaran GWM tersebut akan memberikan ruang lebih terhadap likuiditas perbankan di tahun ini dan tahun berikutnya. Terlebih relaksasi GWM Averaging ini diyakini akan menambah likuiditas perbankan hingga Rp20 triliun.

“Ini merupakan kebijakan untuk memberikan ruang dan memperlonggar likuiditas. Jadi tahun ini kami rasa likuiditas masih cukup aman,” ujarnya.

Seperti diketahui bahwa BI baru saja memutuskan untuk memperlonggar porsi GWM Averaging. Dari total GWM rupiah bank umum konvensional yang sebesar 6,5 persen, porsi GWM rata-rata diperlonggar dari 1,5 persen menjadi 2 persen dari DPK yang akan mulai berlaku pada 16 Juli 2018.

Total GWM bank umum konvensional sebesar 8% dari DPK, maka porsi GWM Averaging mulai diberlakukan sebesar 2 persen dari DPK. Untuk bank umum syariah dan Unit Usaha Syariah (UUS), dari total GWM rupiah sebesar 5 persen dari DPK, porsi GWM Averaging mulai diberlakukan sebesar 2 persen dari DPK, dan berlaku pada 1 Oktober 2018. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *