Mandiri Capital Jadi Tunggangan Mandiri Untuk Saham LinkAja

oleh
Mandiri Capital

Mandiri Capital adalah anak usaha dari Bank Mandiri yang berkecimpung di dalam modal ventura. Saat ini, melalui anak usahanya tersebut, Mandiri resmi menjadi pemilik saham LinkAja. LinkAja sendiri merupakan platform pembayaran digital yang dimiliki oleh BUMN.

Namun disayangkan, CEO Mandiri Capital Eddi Danusaputro tidak menyebutkan berapa pembiayaan yang akan dikucurkan untuk LinkAja dengan rinci. Hal ini dikarenakan LinkAja merupakan milik bersama sehingga kucuran dananya juga ditanggung bersama. Di antara BUMN lain yang juga mengucurkan dana untuk LinkAja yaitu BRI, BNI, Pertamina, juga Bank Mandiri sendiri.

Eddi menegaskan bahwa nominal yang dibutuhkan belum diketahui. Namun, yang pasti Mandiri memang telah mengambil bagian saham LinkAja dengan Mandiri Capital sebagai tunggangan.

Mandiri Capital Optimis

Perusahaan ini memang sudah membiayai beberapa bisnis startup. Karenanya, Eddi menilai bahwa LinkAja akan punya prospek yang bagus di masa mendatang. Karena, menurutnya LinkAja punya keunggulan di antara produk lain yang tenar.

Sinergi dari BUMN dinilai menjadi sebuah used case yang diyakininya akan mampu mengalahkan produk serupa. Beberapa di antara keunggulan LinkAja tersebut adalah bisa digunakan untuk naik transportasi umum seperti commuter line, MRT, LRT, dan kereta bandara. Sedangkan produk serupa yang notebene memiliki keunggulan seperti pesan antar makan, retail dan parkir, tidak memiliki kelebihan tersebut.

Saat ini, LinkAja sudah bisa dimanfaatkan untuk berbagai transaksi. Kabar terbaru menyebutkan, platform ini juga tengah disiapkan untuk melayani pinjaman online Peer to Peer Landing. Sementara, CEO PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) Danu Wicaksana menyebutkan, bahwa Mandiri Capital akan masuk dalam 30 hari ke depan.

Danu menjelaskan, bahwa Mandiri cukup cepat bergerak dalam mengambil alih kepemilikan saham. Tak hanya untuk Mandiri saja, namun semua porsi hampir sama yakni sekitar 20 persen untuk masing-masing pemegang saham.

Diinformasikan juga bahwa ke depannya, LinkAja akan dipegang oleh tujuh BUMN. Pembagian tersebut yaitu Telkomsel sebanyak 25 persen saham serta Bank Mandiri, BRI dan BNI masing-masing 20 persen. Selain itu, BTN akan kebagian 7 persen, Pertamina 7 persen, dan Jiwasraya sebesar 1 persen. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *