BTN & BRI Matangkan Target Akuisisi

oleh

Bank-bank BUMN semakin fokus dalam langkah persiapan konsolidasi serta pembentukan holding (induk usaha) perbankan dan jasa keuangan. Sa;lah satu langkah yang dilakukan adalah mengakuisisi seluruh aset-aset strategis.

Adapun BRI dan BTN saat ini tengah merencanakan aksi tersebut. Sebagai contoh, BRI yang tengah bersiap mengakuisisi saham milik PT Bahana Artha Ventura yang akan dilakukan pada tahun ini agar nantinya porsi kepemilikan menjadi 65-70 persen.

Baca Juga : Bukukan Kinerja Positif, BRI Raih Laba Rp29.04 Triliun di Tahun 2017

Menurut Direktur Keuangan BRI, Haru Koesmahargyo, seperti diketahui bahwa sejak awal BRI telah megincar porsi mayoritas saham Bahana Artha Ventura.

“Tujuannya yaitu agar kami dapat menerapkan strategi serta melakukan pengangkatan direksi,” ujarnya.

Pada November 2017, BRI mengumumkan sudah resmi mengakuisisi 35% saham Bahana Artha Ventura. Akuisisi tersebut dilakukan melalui skema private placement atau penerbitan saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Perjanjian awal private placement dilaksanakan pada 9 November 2017.

BRI dan Bahana Artha Ventura memiliki kesamaan pemegang saham pengendali yaitu Pemerintah Republik Indonesia. Alhasil, transaksi ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi. Private placement tersebut selesai jika seluruh syarat dalam perjanjian bersyarat dipenuhi.

Selain BRI, Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) juga sedang memproses dan membahas akuisisi saham Danareksa Finance. “Semoga tahun ini rencana pembentukan anak usaha tersebut bisa berjalan sesuai dengan rencana,” kata Mahelan Prabantarikso, Direktur Risk Strategic and Compliance BTN.

Baca Juga : BTN Optimis Menatap Bisnis Properti 2018

Mahelan menjelaskan, selain menegosiasikan akuisisi Danareksa Finance, BTN juga membidik akuisisi anak perusahaan Danareksa lain, yakni Danareksa Investment Management. BTN juga menargetkan bisa menyelesaikan akuisisi Danareka Investment Management pada tahun ini.

Sejauh ini BTN belum bersedia merinci kebutuhan dana untuk akuisisi dua anak usaha Danareksa ini. Mahelan juga belum bersedia mengungkapkan porsi saham dua perusahaan itu yang dibidik BTN. Sebagai gambaran, tahun ini emiten bank berkode saham BBTN tersebut menganggarkan dana senilai Rp 700 miliar guna mendukung pertumbuhan anorganik. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *