in , ,

NIM Perbankan Turun, Ini Kata Bankir!

NIM Perbankan

NIM Perbankan atau net interest margin (margin bunga bersih) imbas kenaikan bunga setelah Bank Indonesia (BI) menaikan bunga acuan 125 basis poin (bps) menjadi tantangan bagi sejumlah bankir.

Sebut saja Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja yang mengatakan jika NIM OCBC NISP pada kuartal III tahun 2018 berada pada level 4,17 – 4,18 persen. Meskipun lebih rendah dari dibanding periode sama tahun lalu, namun ia berharap NIM bisa tetap stabil.

“Kami berusaha menjaga NIM agar tetap stabil hingga akhir tahuh 2018. Kami akan terus tingkatkan porsi dana murah serta menjaga tingkat return kredit sesuai dengan kondisi pasar,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan setelah adanya kenaikan BI rate dari sisi deposito OCBC NISP telah melakukan penyelarasan terkait kenaikan bunga dari BI.

Hal yang sama diutarakan oleh Direktur Bank Central Asia / BCA Suwignyo Budiman. Menurutnya NIM saat ini memiliki tren yang terus menurun. BCA, imbuhnya mencatat NIM pada level 6 persen.

“Kami tidak memiliki target khusus terkait NIM pada tahun ini namun kami sangat berharap posisi NIM BCA sampai akhir tahun nanti tetap stabil,” tutupnya. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi Indonesia

ICAEW: Kondisi Moneter Mengetat, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat

Nasabah bank bjb

Nasabah bank bjb, Terus Mendapatkan Apresiasi