Notaris Bank Syariah Harus Tingkatkan Kompentensi

oleh
Notaris bank syariah

Notaris bank syariah berbeda dengan bank konvensional atau umum. Dengan semakin bergulirnya banyak produk syariah mereka harus terus meningkatkan kompetensi. Peningkatan diperlukan agar tidak salah dalam memahami konsep syariah yang ditonjolkan produk.

Untuk memfasilitasi peningkatan kompetensi notaris, Iqtishad Consulting bekerja sama dengan Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia Surabaya menyelenggarakan training notaris bank syariah. Acara diikuti oleh para notaris di Kota Surabaya dan jawa Timur ditambah para bankir dan developer.

Pentingnya peningkatan Kompetensi Notaris Bank Syariah

Menurut Agustianto Mingka dalan sambutannya sekaligus sebagai kyenote dalam acara, industri keuangan syariah terus berkembang sangat pesat. Salah satu bagian terpenting dalam produknya adalah kedudukan akad produk. Notaris harus memahaminya sebagai kerangka sesuai syariah yang difatwakan DSN MUI dan aturan OJK sekaligus.

Agustianto yang juga sekaligus sebagai Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Islam dalam kesempatan pelatihan kepada notaris menyatakan bahwa industri syariah terus bergerak. Asetnya kini sudah mencapai Rp480 triliun. Oleh karena itu, industri memerlukan notaris bank syariah yang kompeten dalam membuat akta syariah dan pengikatan jaminannya.

Menurut Ketua Umum Pengda Ikatan Notaris Indonesia Syariah, S. Angraeni Hapsari SH, Mkn sebagai rekanan bank, para notaris bank syariah harus amanah, profesional, dan kompeten menguasai akad. Misanya memahami benar apa yang dimaksud dengan istilah muntahitah bit tamlik dan musyarakah mutanaqushah yang tidak ada dalam bank umum.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa keharusan notaris bank syariah memahami dan memiliki kompetensi dalam pembuatan perjanjian-perjanjian syariah adalah hasil Rekomendasi Annual Meeting Dewan Syariah Nasional MUI yang telah ditetapkan Desember 2014.

Sebagai informasi, Iqtishah Consulting sebagai penyelenggara acara pelatihan adalah lembaga oendidikan dan training bank syariah.

Agustianto yang juga sebagai Ketua ekonomi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Indonesia pusat menuturkan bahwa sertifikat yang dikeluarkan oleh Iqtishad Consulting Jakarta telah diakui semua industri perbankan di Indonesia. Beberapa pejabat bank syariah juga merupakan lulusan pelatihan yang memperoleh sertifikat dari lembaga ini.

Khusus untuk para notaris banks syariah, sertifikat yang dimiliki harus diupgrade dan dibuat ulang tiga tahun sekali. Ini agar notaris tetap bersemangat dalam belajar dan mengikuti perkembangan industri yang ada. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *