in , , ,

NPL Bank Daerah Tinggi, Ini Kata OJK

NPL Bank Daerah

NPL bank daerah tercatat masih memiliki rasio yang sangat tinggi. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai dengan Semester I tahun 2018, rasio NPL berada pada level 3,32 persen atau masih di atas rata-rata industri.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK, Boedi Armanto, menyebut jika kredit sektor konsumer merupakan penyebab tingginya level NPL bank daerah.

“Secara keseluruhan penyebabnya berkaitan dengan SDM, manajemen risiko dan tata kelola kredit itu sendiri,” terangnya.

Selain itu, NPL bank daerah yang tinggi juga disebabkan oleh peran debitur dengan tipe debitur prima namun tetap diberikan kredit dengan nilai kredit yang tergolong besar. Dimana debitur tersebut memiliki proyek di luar wilayah operasi bank daerah sehingga menjadi sulit terkontrol.

“Karena banyak juga aturan internal dan ketetapan regulator yang dilanggar oleh bank daerah sehingga memicu kredit macet,” ujarnya.

Boedi Armanto menambahkan adanya gap pada pengetahuan serta kemampuan dalam khususnya dalamn mengelola SDM di internal bank daerah tersebut dianggap masih jauh dari standar yang diharapkan.

“Ini juga salah satu pemicunya selain kemajuan teknologi perbankan yang belum sepenuhnya diterapkan oleh bank daerah belum maksimal,” tutupnya. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bank Syariah

Bank Syariah Semakin Efisien

Kredit Infrastruktur

Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Ditargetkan Naik Dua Digit