OJK: Pertumbuhan Kredit 2019 Berkisar 12-13 Persen

oleh
pertumbuhan kredit 2019

Otoritas Jasa Keuangan / OJK memproyeksikan pertumbuhan kredit 2019 lebih rendah dari tahun 2018 yang hanya berkisar sebesar 12-13 persen.

Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, rendahnya prediksi pertumbuhan kredit di tahun 2019 dikarenakan adanya dampak dari The Fed yang masih memberikan sinyal akan mengatrol suku bunga acuannya pada tahun 2019 sebanyak dua kali kenaikan.

“Kalau perbankan bilang hal ini tidak begitu berpengaruh ya menurut saya bagus-bagus saja, jadi saya kira proyeksi pertumbuhan 12-13 persen itu sudah cukup,” terang Wimboh.

Sebelumnya, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan tingkat suku bunga acuannya saat ini sudah terbilang cukup netral. Kondisi tersebut kemungkinan akan membuat kenaikan suku bunga tahun depan tak seagresif 2018.

Sebagai informasi, bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed tahun ini sudah mengerek suku bunga acuan sebanyak tiga kali menjadi 2-2,5 persen. Pada bulan ini, The Fed masih membuka kemungkinan untuk menaikkan suku bunga acuan satu kali lagi. “Potensi kenaikannya (tahun depan) tidak sebesar tahun ini. Makanya saya bilang tekanan tahun depan lebih mild (ringan) dari tahun ini,” jelas Wimboh.

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *