in , , ,

OneKlik BCA Fitur Baru Dari BCA

OneKlik BCA

OneKlik BCA merupakan fitur terbaru yang diluncurkan oleh PT Bank Central Asia Tbk yang diperkenalkan untuk mendorong fee based income dari sektor e-commerce. Transkasi e-commerce yang tumbuh begitu besar menjadi sasaran empuk bagi perbankan mendongkrak pendapatan komisinya.

Melalui fitur OneKlik BCA para nasabah dapat melakukan pembayaran transaksi e-commerce pada merchant-merchat hanya dengan melakukan satu klik.

Baca Juga: 20 Juta Kartu GPN BI Dipastikan Telah Terdistribusi

Menurut Wakil Presiden Direktur BCA, Armand W Hartono dengan bertumbuhnya sektor e-commerce maka menjadi potensi pada industri pendukung tersebut semakin menjanjukan. OneKlik BCA, imbuhnya, hadir sebagai fitur yang mendukung transaksi pada sektor e-commerce.

“Tahun lalu pertumbuhan e-commerce mencapai 23 persen (year on year). Tahun ini dipastikan naik begitu pun dengan pendapatan komisi atau fee based income. Adanya OneKlik BCA kami harapkan akan mendorong fee based income,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan jika fitur OneKlik BCA telah melalui fase proyek percontohan pada hari belanja online nasional (Harbolnas). Namun diakui pada fase tersebut hanya lingkungan tertentu yang disetujui oleh Bank Indonesia.

GANDENG E-COMMERCE
Sampai dengan saat ini, OneKlik BCA telah berkolaborasi dengan 4 pelaku e-commerce yaitu Bukalapak, Tokopedia, Shopee dan GoJek.

Menurut Direktur BCA Henry Koenafi, tahun lalu BCA telah merangkul 500 pelaku e-commerce yang telah terkoneksi dengan application programming interface (API).

Adanya keterbukaan API maka transaksi e-commerce bisa dilakukan pembayarannya via BCA, tetapi transkasi tersebut masih membutuhkan beberapa langkah.

“Pada awal BCA hanya membidik e-commerce yang memiliki transaksi besar untuk menggunakan OneKlik BCA, kemudian menyusul transaksi yang lebih kecil.

Baca Juga: Transaksi E-Money Diproyeksikan Tumbuh

OneKlik tersebut memiliki fitur API BCA seperti online transfer, mutasi rekening, informasi saldo, virtual account, serta berbagai fitur lainnya.

“Untuk saat ini BCA sudah ada 97 persen transaksi via jalur digital sisanya 3 persen berada di cabang-cabang. Namun transaksi cabang nilainya lebih dari 50 persen. Jadi transaksi besar itu tetap di cabang yang kecil-kecil dan yang personal itu pakai mobile,” tutup Henry. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

kredit sindikasi perbankan

Kredit Sindikasi Perbankan Makin Kencang

Komisaris Tokopedia

Komisaris Tokopedia Milik Mantan Gubernur BI