Pendanaan Non DPK Mulai Dilirik Perbankan

oleh

Perbankan mulai melirik opsi pendanaan wholesale funding. Hal ini tercermin dari rencana perbankan yang akan menerbitkan surat utang sebagai pelengkap DPK (Dana Pihak Ketiga). Produk non DPK ini dapat berbentuk obligasi, medium term notes (MTN) atau subdept.

Menurut Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo, Hal ini dilakukan perbankan untuk mengurangi terjadinya miss match pendanaan khususnya pada tenor menengah panjang. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa tahun ini pihaknya akan menerbitkan global bond sebesar US$ 500 juta.

“Sebagai pengganti surat utang yang jatuh tempo lima tahun silam,” ujarnya.

Selain itu, pada semester II/2018, BRI juga akan menerbitkan obligasi subordinasi sebesar Rp500 Miliar sesuai dengan rencana recovery plan. Adapun selain kedua instrument tersebut, imbuh Haru, BRI akan mengurus izin PUB (Penawaran Umum Berkelanjutan.

Sementara itu, Direktur Bisnis Banking CIMB Niaga Frans Alimhamzah menyebut pihaknya akan menerbitkan wholesale funding yang bertujuan untuk diversifikasi pendanaan.

Selain itu, Direktur Finance & Treasury BTN Iman Nugroho Soeko, mengatakan bahwa tahun ini pihaknya akan menerbitkan NCD serta pinjaman.

Adapun rencana serupa akan dilakukan oleh Bank Bukopin. Menurut Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Bukopin, Adhi Brahmantya, Pada Kuartal I/2019 Bank Bukopin siap menerbitkan obligasi subordinasi.

“Kami akan terbitkan MTN pada semester II/2018,” terangnya. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *