in

Pengertian Bank Syariah, Ciri, serta Pembeda daripada Bank Konvensional

Pengertian bank Syariah

WARTABANK.COM, Jakarta – Pengertian bank Syariah hingga saat ini nyatanya masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya tentang pengertiannya. Meskipun keberadaan bank Syariah di Indonesia bukan sesuatu yang baru lagi. Bank Syariah sudah ada sejak puluhan tahun lalu, hanya saja kepopulerannya belum seperti saat ini.

Apa itu bank Syariah? Dan apa yang membedakan bank ini dengan jenis bank yang biasanya? Untuk menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut, Anda harus menuntaskan ulasan berikut terlebih dahulu!

Pengertian Bank Syariah, Fungsi, dan Perbedaannya dengan Bank Konvensional

Apa itu bank Syariah? Menurut Undang – Undang No.21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah, pengertian bank Syariah adalah bank yang menjalankan usahanya berdasarkan kepada prinsip syariah. Prinsip yang tersebut dalam hal ini merupakan prinsip-prinsip Islam yang berlandasakan kepada Al – Quran dan juga Hadits.

Secara sederhana, definisi bank Syariah adalah badan usaha yang menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Latar belakang terbentuknya badan usaha ini merupakan bentuk implementasi daripada ekonomi syariah yang tidak mengindahkan adanya praktek riba.
Tingginya angka pemeluk agama Islam di tanah air juga menjadi faktor keberadaan bank Syariah dan alasan mengapa bank ini menjadi begitu populer serta memiliki nasabah yang tersebar di setiap penjuru negeri.

FUNGSI BANK SYARIAH

Secara garis besar fungsi bank Syariah tidak jauh berbeda dengan fungsi bank konvensional yang biasanya. Karena prinsipnya berlandaskan kepada ajaran – ajaran Islam, tentu saja terdapat perbedaan yang cukup kentara. Ada beberapa fungsi daripada bank Syariah, antara lain :

Pengertian bank Syariah

a) Menghimpun Dana dari Nasabah

Fungsi pertama bank Syariah tidak jauh berbeda dengan fungsi bank konvensional. Yakni sama-sama berfungsi untuk menghimpun dana dari masyarakat. Apa perbedaannya? Letak perbedaan antara keduanya terdapat pada sistem balas jasa. Jika bank konvensional menerapkan sistem bunga, maka bank Syariah tidak. Sistem balas jasa yang berlaku adalah bagi hasil.

b) Menyalurkan Kembali Dana kepada Nasabah

Fungsi kedua juga tidak berbeda dengan bank konvensional, yakni sebagai penyalur dana kepada masyarakat. Baik bank kovensional atau bank Syariah, masing-masing berfungsi menyalurkan kembali dana yang berhasil dihimpun kepada nasabah.

c) Menyediakan Jasa Perbankan

Fungsi ketiga dari bank Syariah adalah sebagai penyedia jasa perbankan. Apa itu jasa perbankan? Yakni sederet layanan yang biasa kita dapatkan pada bank, mulai dari layanan transfer, tarik tunai, pembukaan rekening serta layanan perbankan lain yang sejenis.

Dari segi fungsi, tidak ada yang perbedaan mencolok antara bank Syariah dengan bank konvensional. Karena memang bank Syariah sama saja dengan bank pada umumnya. Hanya saja landasan usahanya adalah prinsip-prinsip Islam.

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sukses Pegadaian

Sukses Pegadaian Hadirkan Beragam Program Dorong Kinerja Bisnis

Cara Berinvestasi di Bank Syariah

CARA BERINVESTASI DI BANK SYARIAH: HALAL, AMAN, DAN PASTI UNTUNG!