in , ,

Penyaluran Kredit Bank DKI Semester I/2019 Tumbuh 5 Persen

Penyaluran kredit

Penyaluran kredit PT Bank Dki terus mengalami pertumbuhan di tahun 2019. Ini menunjukkan kinerja bank yang berjalan baik. Tercatat, sepanjang semester I tahun 2019, penyaluran kredit Bank DKI dan pembiayaan sebanyak Rp29,5 triliun. Ini berarti tumbuh sebesar 5 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2018. Saat itu pencapaian senilai Rp27,9 triliun.

Menurut Direktur Utama Bank DKI, Sigit Prastowo, dalam siaran persnya, pertumbuhan penyaluran kredit yang naik didorong oleh kredit pada segmen UMKM. Kredit di segmen ini tumbuh 18 persen menjadi Rp1,3 trilun dari Rp1,1 triliun yoy.

Sigit menandaskan dalam siaran pers Selasa lalu bahwa penyaluran kredit segmen UMKM ditopang oleh pertumbuhan kredit mikro. Bank DKI mencatat pertumbuhan sebesar 33,3 persen dari tahun 2018 menjadi Rp843 miliar.

Penyaluran Kredit yang Berkualitas

Bahkan kualitas kredit yang diberikan juga meningkat. Kualitas kredit yang ditandai oleh rasio NPL ini membukukan penurunan. Pada bulan Juni tahun 2018 NPL masih mencatat 3,8 persen. Sedangkan Juni tahun ini tercatat hanya 3,3 persen.

Pertumbuhan yang signifikan diperoleh oleh Bank DKI berkat strateginya untuk fokus di penyaluran kredit kepada UMKM. Ini ditandai dengan berbagai program percepatan pemberian kredit UMKM khususnya kredit mikro yang sudah dilaksanakan dan masih terus berlangsung.

Contoh dari program percepatan penyaluran kredit adalah penandatanganan perjanjian kredit mikro secara massal yang sudah dilakukan bulan Juli 2019. Program tersebut diikuti oleh 250 peserta Pengembangan Kewirausahaan Terpadu atau PKT. Di mana penandatanganan diwakili oleh 40 wirausahawan dalam acara Busniess Matching bersama Pemerintah Propinsi DKI Jakarta dan Otoritas Jasa Keuangan.

Tidak hanya penyaluran kredit yang menunjukkan peningkatan kinerja dari Bank DKI. Dana Pihak Ketiga atau DPK yang dihimpun Bank DKI juga mengalami pertumbuuhan sebesar 15,9 persen. Naik dari Rp8,1 triliun di tahun 2018 pada periode sama menjadi Rp9,4 triliun. Akibatnya, rasio dana murah (CAA) ikut mengalami peningkatan menjadi 54,5 persen dari 50,9 persen di tahun sebelumnya.

Pencapaian kinerja Bank DKI mengangkat pencapaian laba bersih Bank DKI yang tumbuh 4,4 persen yoy menjadi Rp372,2 miliar. Peningkatan laba bersih ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 8,9 persen. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Defisit neraca perdagangan

Defisit Neraca Perdagangan! Ini Solusi Yang Ditawarkan

Bank BTN

Bank BTN Siap Ambil Alih Kuota FLPP