Antisipasi Skimming! Perbankan Siap Terapkan Teknologi Chip Pada Kartu ATM Secara Bertahap

oleh

Pasca tragedi pembobolan dana nasabah di BRI melalui skimming, kini perbankan siap melakukan implementasi kartu debit/ATM dengan teknologi chip. Hal tersebut akan dilakukan perbankan secara bertahap, mengingat jumlah nasabah yang begitu besar tentunya dibutuhkan biaya investasi yang tidak sedikit. Namun hal tersebut akan tetap dilakukan perbankan guna mengantisipasi kasus skimming terulang kembali.

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmojo mengakui bahwa Bank Mandiri baru bisa menyelesaikan penerapan teknologi chip tersebut 3-4 tahun mendatang.

Untuk jumlah saat ini, pria yang akrab disapa Tiko tersebut mengaku belum mengetahui jumlahnya. Namun, lanjut Tiko, Bank Mandiri akan melakukannya secara bertahap karena biaya yang begitu besar.

“Untuk 1 kartu chip diperkirakan akan memakan biaya US$ 2 s/d US$ 3! Bayangkan Bank Mandiri punya sekitar 13 juta kartu ATM yang aktif, jadi rasanya agak berat jika dilakukan secara langsung,” ujarnya.

Baca Juga : Logo GPN Pacu Percepatan Implementasi Chip

Bank Mandiri, lanjutnya, memiliki kecenderungan menunggu implementasi gerbang pembayaran nasional (GPN) terkait standar kartu yang sama. Menurutnya hal itu setidaknya bisa menurunkan kasus skimming seperti saat ini.

Tiko mengatakan, saat ini pihak bank cenderung akan menunggu implementasi dari gerbang pembayaran nasional (GPN) untuk standar kartu. Dengan demikian, diharapkan hal tersebut bisa menurunkan kasus skimming seperti yang terjadi baru-baru ini.

“Kartu chip memiliki tingkat kesulitan untuk di-cloning jika dibanding kartu bersistem magnetic,” jelasnya.

Sementara itu, Menurut Direktur Utama BRI, Suprajarto mengatakan bahwa BRI menargetkan pada 2019 implementasi kartu chip sudah selesai. Saat ini, lanjutnya, BRI baru merampungkan 5% dari target.

“Kami ingin lebih cepat! Meskipun banyak perbankan lain memilih mundur sampai dengan tahun 2021. Faktor biaya yang tinggi serta banyaknya nasabah yang masif menjadi kendala dan tantangan,” terangnya.

Untuk diketahui, Bank Indonesia (BI) sendiri memberikan tenggang waktu bagi perbankan setidaknya samapi dengan 2021 masalah implementasi kartu chip sudah rampung. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *