Perkembangan Kredit Melesat, BCA Optimis!

oleh
Perkembangan kredit

Perkembangan kredit pada Kuartal III 2019 diprediksi akan meningkat. Hal ini sejalan dengan Optimisme pelaku usaha terhadap perekonomian ke depan yang juga diperkirakan akan mengerek laju kredit.

Meski sudah ada gambaran mengenai suku bunga, namun agaknya suku bunga ini juga turut terdorong karena banyaknya investor yang sudah mulai menanamkan modalnya.

Direktur PT. Bank Central Asia Tbk, Santoso jika masih ada perkembangan kredit di beberapa sektor yang ditengarai masih tumbuh secara positif, sehingga hal ini diharapkan mampu memberikan multiple effect kepada perkembangan kredit di sektor lainnya pula.

“Ada beberapa sektor investasi yang tengah aktif, misalnya saja; Investasi di infrastrukstur,” ujarnya.

Walaupun tetap diprioritaskan di BUMN namun BCA selalu menerima porsi kredit perkongsian (sindikasi), imbuhnya lagi. Sementara, pada sektor konsumsi juga dinilai akan mengalami perkembangan kredit meski tidak secepat kredit di segmen korporasi.

Dampak Politik Terhadap Perkembangan Kredit

Meningkatkannya perkembangan kredit juga didorong kondisi politik serta keamanan yang stabil setelah pelaksanan Pemilu. Hal ini juga banyak dikemukakan oleh para ahli.

Namun meski begitu Laju kredit Seperti Kredit di sistem ekonomi seperti pemilikan rumah (KPR) masih akan tetap mendominasi khususnya di segmen residensial. Tetapi untuk kredit yang khususnya di pemilikan apartemen mengalami kelambatan karena makin membludaknya stok apartemen.

Sejalan dengan proyeksi tren positif akan permintaan kredit baru, kebijakan tentang pendistribusian kredit diperkirakan lebih lapang pada periode Juli hingga September tahun 2019.
Hal itu dapat diindikasikan dari Indeks Lending Standard (ILS) sebesar nol koma delapan (0,8) persen, angka ini lebih rendah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang mencapai nominal sebesar dua belas koma empat (12,4) persen.

Pelonggaran kredit ini akan dirasakan oleh seluruh jenis kredit. Adapun aspek pelonggaran itu sendiri meliputi; suku bunga, jangka waktu, serta agunan. Namun, di sisi lain, plafon kredit juga biaya persetujuan kredit dirasa akan lebih ketat.

Santoso juga menyatakan jika konsumsi akan melambung, namun yang paling menonjol mengalami perkembangan kredit adalah KPR, sementara kredit mobil ditengarai akan melambat, serta sebagian properti, rumah kecil ataupun rumah sederhana masih relatif bagus. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *