Petani di Purwakarta Mendapat Binaan dari BTN

oleh
Petani di Purwakarta

Petani di Purwakarta sudah setahun ini mendapat binaan dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN). Pembinaan yang dilakukan pada 145 kelompok tani atau sekitar 10.812 orang petani mencakup wilayah Kecamatan Pasawahan, Pondok Salam, dan Wanayasa, Purwakarta, Jawa Barat.

Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Utama BTN, Maryono ketika mendampingi Menteri BUMN, Rini Sumarno saat meninjau Rice Milling Unit (RMU) atau unit penggilingan padi di Kecamatan Pasawahan dan Kiarapedes, beberapa hari lalu.

RMU ini memang merupakan bagian dari pembinaan BTN terhadap petani di Purwakarta yang bekerjasama dengan Kementerian BUMN dan Kementerian Pertanian. Semua instansi tersebut membangun RMU.

RMU Pasawahan yang ditinjau sudah beroperasi sejak Januari 2018. RMU ini mampu memproduksi atau menggiling padi sebanyak 0,75 ton per jam atau sekitar 43 ton saat musim panen. RMU melayani penggilingan gabah petani di Kecamatan Pasawahan dan sekitarnya.

Sementara itu, RMU Kiarapedes yang mampu memproduksi 1,5 ton per jam atau sekitar 6 sampai 6,5 ton per hari sudah beroperasi sejak November 2018. Petani di Purwakarta yang menggiling padi di daerah ini juga binaan BTN.

Menurut Rini, RMU yang telah ada dan beroperasi merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian yang merupakan inisiasi kerjasama stakeholder dan dikoordinir BTN melalui Mitra BUMDes. Mitra BUMDes bersama dengan Waponsa bertugas mengkoordinir proyek-proyek RMU pada petani binaan di Purwakarta.

RMU Pasawahan dan Kiarapedes adalah pilot project yang nantinya akan diikuti oleh proyek-proyek sejenis di seluruh Indonesia.

Selain kerjasama dengan Kementerian BUMN, BTN juga menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk program bina petani di Purwakarta. Kerjasama dengan IPB berupa pengembangan pertanian organik terintegrasi. IPB ikut serta membina petani mulai dari proses pratanam hingga pasca tanam.

Program dengan IPB ini diharapkan dapat membuatprogram Kredit Usaha Rakyat yang juga ikut diluncurkan lebih tepat sasaran. Hasil pertanian yang bagus akan membuat harga hasil pertanian terjaga. Akibatnya, petani tidak lagi tergoda untuk menjual hasil pertanian kepada tengkulak dengan harga sangat murah.

Sampai saat ini, sudah 2.393 kartu tani yang diberikan BTN kepada petani di Purwakarta.Diharapkan program di atas akan meningkatkan kesejahteraan petani dan mempercepat swasembada beras, kata Rini lagi. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *