Produk Arrum Safar Pegadaian Dimatangkan

oleh
Produk Arrum

WARTABANK.COM, Jakarta – Produk Arrum Saffar sedang dimatangkan PT Pegadaian (Persero). Untuk mematangkan produk tersebut, Pegadaian melakukan kerja sama dengan market place berbasis syariah.

Bahkan juga bekerja sama dengan enam biro perjalanan yang harapannya dapat memudahkan perjalanan umroh dan wisata lainnya.

Kerja sama tersebut pun terjalin di Kantor Pusat Pegadaian, Jumat (29/11) antara perusahaan pelat merah tersebut dengan PT Gohalalgo.

Selain itu juga perjanjian kerja sama yang ditandatangani beberpa biro perjalanan Tazkia Tour & Travel, Aqobah Tour & Travel, Patuna Tour & Travel, Permata Tour & Travel, Permata Tour &Travel. Selanjutnya, Madani Tor & Travel.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) Harianto Widodo menjelaskan, kerja sama tersebut ditujukan untuk dapat mempermudah akses masyarakat.

Tentunya dengan tujuan mendapatkan produk pembiayaan wisata yang ditawarkan Pegadaian melalui programnya yang bernama Arrum Safar.

Dijelaskan Harianto, Arrum Safar sendiri adalah pembiayaan berbasis syariah. Dalam hal ini adalah pembiayaan untuk keperluan perjalanan wisata rohani.

“Contohnya misalnya seperti perjalanan wisata halal ataupun ibadah umroh. Nah nanti bisa dilakukan dengan jaminan emas/berlian atau barang berharga lainnya misal seperti sertifikat tanah/bangunan, BPKB atau dokumen yang menunjukkan kemampuan membayar (SK/payroll gaji),” jelasnya.

Sementara itu, disampaikannya terkait perusahaan biro perjalanan, kerja sama yang telah terjalin adalah Perusahaan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Sehingga harapan dari pihaknya, produk Arrum Safar dapat menjadi produk unggulan yang diminati masyarakat.

Tentunya, kata dia, sebagaimana produk Arrum haji atau tabungan emas yang terlebih dulu telah diluncurkan.

“Jadi produk Arrum Safar ini Pegadaian sediakan untuk masyarakat yang ingin menunaikan ibadah umrah atau melakukan perjalanan ziarah atau wisata halal lainnya, di dalam maupun di luar negeri,” paparnya.

Saat ini, disampaikan Harianto, produk Arrum Safar tersebut masih dalam proses uji coba untuk internal karyawan Pegadaian.

“Jadi saat ini memang masih belum dapat diluncurkan di masyarakat luas, karena sampai saat ini kami masih menunggu izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” tambahnya.

Diketahui, penandatanganan kerja sama tersebut adalah ihktiar mempersiapkan infrastruktur sehingga ketika izin OJK turun, produk tersebut bisa langsung diakses masyarakat luar. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *