PT Bank QNB Indonesia Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi

oleh
Bank QNB Indonesia

Bank QNB Indonesia baru saja menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUSPT). Selain disetujuinya laporan keuangan, RUSPT juga mengumumkan perubahan Dewan Komisaris dan Direksi.

Di jajaran Dewan Komisaris, diangkat Fareeda Ali Abulfath yang menggantikan Heba Ali Ghaith Al-Tamimi sebagai Komisaris Utama Bank. Sementara, Khalid Ahmed Al Sada diangkat sebagai komisaris bank. Kedua anggota baru Dewan Komisaris tersebut sudah memliki pengalaman ektensif lebih dari 20 tahun.

Mereka sebelumnya memegang peranan penting di Qatar National Bank. Keduanya saat ini masih dalam proses persetujuan OJK atas penilaian di kemampuan dan kepatutan. Jika sudah disetujui, barulah tugas dan wewenang berjalan.

Dalam RUPST, pemegang saham Bank QNB Indonesia menerima keputusan penguduran diri Junita Wangsadinata dan Novi Mayasari dari posisinya masing-masing di jajaran Dewan Direksi. Kehadiran Geoffry Nugraha dalam jajaran Dewan Direksi, mengisi kekosongan yang ada. Geoffry memiliki pengalam ekstensif di bidang Wholesale Banking.

Tidak lupa Bank QNB Indonesia juga memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih, kepada seluruh Dewan Direksi dan Komisaris yang digantikan dan mengundurkan diri. Terima kasih karena bank dapat berjalan dengan baik dan mencatat kinerja yang baik.

Harapan Bank QNB Indonesia

Pembenahan yang dilakukan oleh Bank QNB Indonesia sudah disampaikan pada RUPST dan sudah disetujui dan didukung penuh. Dukungan tersebut disahkan dengan advisory dari pemegang saham untuk menerapkan keseragaman peraturan dan prosedur operasional, serta merapikan sistem TI. Dengan demikian, nasabah akan merasakan kenyamanan dalam bertransaksi.

QNB Group sebagai induk usaha Bank QNB Indonesia sangat kokoh. Hal ini menjadi salah satu support system dalam meningkatkan performa dan kredibilitas Bank QNB. Sementara, fokus dan misi QNB Group tidak hanya Indonesia. QNB Group ingin menjadi yang terdepan di Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara di tahun 2020.

Steward Donald Hart selaku Direktur Utama PT Bank QNB Indonesia Tbk menyatakan, bahwa langkah pembenahan tidak hanya penggantian Dewan Direksi dan Komisaris. Bank juga melakukan rightsizing atau perampingan, restrukturisasi portofolio kredit, dan peninjauan ulang produk dan layanan.

Semua langkah di atas, dilakukan untuk memastikan kualitas terbaik yang diperoleh nasabah dan menstabilkan kemampuan dan posisi bank. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *