Rencana Akuisisi Bank Permata Masuk Proses Negosiasi

oleh
Rencana akuisisi

Rencana akuisisi atau pembelian beberapa bank kecil oleh bank besar dengan kategori BUKU 1 mulai mencuat di awal tahun 2019. Disebutkan ada tiga bank yang kemungkinan akan melakukan rencana tersebut, yaitu Bank Mandiri, Bank BCA, dan Bank BNI 46.

Ketiga bank tersebut awalnya hanya BCA yang mengakui sedang melakukan rencana akuisisi dan sedang melaksanakan prosesnya. Namun, bank ini juga belum menyebutkan bank yang akan dibeli sahamnya.

Salah satu bank pelat merah alias BUMN, PT Bank Mandiri Tbk akhirnya mengakui rencana pembelian Bank Permata. Ini akhirnya menjawab berbagai isu yang berkembang sebelumnya.

Direktur Utama PT Bank Mandiri, Kartiko Wirjoatmodjo mengakui rencana akuisisi bank yang dipimpinnya, beberapa waktu lalu saat persiapan ABAC II Mandiri Club di Jakarta. Tiko menyebutkan bahwa rencana pada minggu ini sudah masuk tahap negosiasi atau penawaran harga.

Jika diartikan, berarti rencana akuisisi sudah masuk tahap akhir. Sebelumnya Bank Mandiri sudah melewati berbagai tahapan, seperti menilai kelayakan bank dan tahap due diligence. Tahap due diligence ini adalah tahap uji tuntas terhadap seluruh pemegang saham Bank Permata.

Bank Permata sendiri mulai disebut-sebut akan menjual kepemilikannya kepada Bank Mandiri setelah Standard Chartered berencana akan melepas 45 persen saham kepemilikinannya. Pembelian Bank Permata bertujuan untuk mempertahankan dana yang ada dan memperbesar ekspansi Bank Mandiri.

TAHAPAN KORDINASI RENCANA AKUISISI

Untuk rencana akuisisi ini, pihak Bank Mandiri sudah berkoordinasi dengan dua pihak yang berwenang. Pertama, koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengatur perbankan di Indonesia. Kedua, koordinasi kepada Kementerian BUMN karena Bank Mandiri termasuk perusahaan di bawah kementerian tersebut. Namun, sampai saat ini belum ada izin resmi tentang rencana yang ada dari OJK dan Kementerian BUMN.

Tiko mengingatkan bahwa tahapan negoisiasi belum berarti final. Pihaknya baru menawarkan harga pembelian kepada Bank Permata. Urusan ini akan final, jika Bank Permata menerima harga yang ditawarkan. Istilahnya, masih fifty-fifty.

Rencana akuisisi jika akhirnya disepakati akan dilebur dengan salah satu dari dua entitas Bank Mandiri yang sudah ada, PT Bank Syariah Mandiri atau PT Bank Mandiri Taspen. Menurut Tiko, meski bank mempunyai kelonggaran untuk mendirikan anak cabang ketiga, itu tidak akan dilakukan. Meskipun demikian, rencana merger ini masih harus dibicarakan lagi hingga satu tahun ke depan. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *