in , , ,

Sampai Triwulan III 2018, Kredit bank bjb Sudah Tersalurkan Rp74,6 triliun

Kredit bank bjb

Kredit bank bjb menjadi salah satu faktor yang menopang laba bersih di triwulan III/2018. Adapun sampai dengan akhir September 2018, bank bjb berhasil menyalurkan kredit mencapai Rp74.6 triliun atau tumbuh sebesar 5,3% (y-o-y).

Corporate Secretary bank bjb, M. As’adi Budiman menyebut jika total penyaluran kredit bank bjb masih didominasi oleh kredit konsumer sebagai kontributor utama yaitu dengan penyaluran sebesar Rp49.13 triliun yang mengalami pertumbuhan 5%. Kemudian diikuti oleh kredit komersial sebesar Rp14.09 triliun yang mengalami pertumbuhan 0,5%, kredit mikro sebesar Rp5.27 triliun yang tumbuh 13,3% dan kredit perumahan yaitu sebesar Rp5,71 triliun yang mengalami pertumbuhan 12,5%.

“Meskipun suku bunga acuan dari Bank Indonesia (BI) terus naik, namun cost of fund kami turun menjadi 4,94% dibandingkan dengan tahun lalu yakni 5,1%. Jadi ini salah satu cara kami untuk memaksimalkan profit,” pungkas Adi.

Keberhasilan bank bjb dalam dalam membukukan pertumbuhan kredit tentunya menyesuaikan dengan situasi ekonomi nasional. Karenanya, yang menjadi concern bank bjb adalah bagaimana agar pertumbuhan kredit tersebut dapat berjalan seimbang sehingga kami lebih efisien dalam mengelola Aset dan Liabilities.

“Target kita adalah bisnis yang berkualitas. Diharapkan, bank bjb tetap eksis di masa yang akan datang dan dapat masuk dalam jajaran 10 besar bank nasional yang berkinerja baik. Sehingga dengan banyaknya pengembangan dalam beberapa sektor strategis untuk meningkatkan kualitas, kami bank bjb diyakini akan mampu bersaing dengan bank-bank nasional lainnya,” ungkapnya.

Bagaimana rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan / NPL) bank bjb? Hingga September 2018 bank bjb berhasil mencatat NPL gross sebesar 1,58%, sedangkan NPL net sebesar 1,05%. Jika dilihat, rasio NPL tersebut lebih baik dibandingkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai NPL industri perbankan yang berada pada level 2,74% per Agustus 2018 dan kondisi industri pada saat ini.

Bank bjb senantiasa mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit, karena bank bjb juga mengedepankan kredit yang berkualitas. Selain itu bank bjb juga senantiasa memperhatikan berbagai indikator penting dalam rasio keuangan agar tetap terjaga dengan baik, dimana selain profitabilitas bank yang positif, bank bjb juga secara konsisten berhasil menjaga tingkat efisiensi serta kualitas aset.

“Pada akhir tahun ini, likuditas bank menjadi sangat ketat ya, sehingga kami manajemen berusaha agar di 3 bulan terakhir tahun ini bisa terus ideal. Indikator yang penting yakni rasio keuangan agar tetap terjaga dengan baik selain profitabilitas bank,” ujar Adi.

Sementara itu, menurut Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji, bank bjb berpotensi akan mengalami peningkatan performa seiring gencarnya pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. “BJBR masih berpotensi naik, jika manajemennya seiring dengan eksekutif terutama terkait pembangunan infrastruktur dan pengembangan UMKM,” terangnya.

Seiring dengan kinerjanya yang gemilang, bank bjb telah meraih puluhan penghargaan perstisius sepanjang Tahun 2018 dari berbagai kalangan bisnis dan ekonomi, antara lain seperti dari Majalah Infobank, Majalah Tempo, Majalah Warta Ekonomi, Majalah Investor, Majalah SWA, Majalah Economic Review, Majalah Business News, dll. []

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kinerja bank bjb

Kinerja bank bjb Tumbuh di Tengah Sejumlah Tantangan Ekonomi

BRI Syariah

Kinerja BRI Syariah: Laba Bersih Tumbuh 19 Persen