in ,

Setahun pandemi, OJK: “Sektor Jasa Keuangan Stabil Tunjukan Perbaikan”

Setahun pandemi

WARTABANK.COM, Jakarta – Setahun pandemi Covid-19 yang menghantam Indonesia berdampak luas terhadap seluruh sektor utamanya yang relevan dengan perekonomian.

Namun setahun pandemi tersebut menekan ekonomi Indonesia, seolah tidak berdampak terhadap sektor jasa keuangan yang terlihat masih kokoh.

Menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso rasio prudential sektor jasa keuangan masih dalam kondisi stabil tetap terjaga dengan sangat baik.

Lebih lanjut ia mengatakan terdapat tanda-tanda perbaikan yang lebih terlihat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya

“Hingga Maret 2021, dapat kami sampaikan bahwa sektor perbankan masih menunjukkan permodalan yang kuat dengan capital adequacy ratio (CAR) pada level 24,18 persen serta gearing ratio industri pembiayaan berada di level 2,03 kali,” tandas Wimboh.

Kemudian, lanjut Wimboh, risk based capital (RBC) asuransi umum dan jiwa masing-masing jauh di atas threshold.

Selain itu, setahun pandemi Likuiditas pada sektor jasa keuangan masih relatif terjaga dengan baik.

Hal ini terlihat dari rasio alat likuid (AL) terhadap non core deposit (NCD) serta alat likuid per dana pihak ketiga (DPK) perbankan pada bulan Maret 2021.

Dimana masing-masing sebesar 162,69 persen dan 35,17 persen. Menurut Wimboh nilai tersebut jauh berada di atas ketentuan minimum regulator.

“Dana pihak ketiga masih terlihat tren pertumbuhan yang cukup baik yaitu sebesar 9,5 persen secara yoy serta kredit perbankan masih dalam tren kontraksi sebesar 3,77 persen,” kata Wimboh.

Hal tersebut, imbuh Wimboh, lantaran based effect yang tinggi pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Namun demikian secara bulanan, tambah Wimboh, terjadi pertumbuhan kredit sebesar 1,4 persen atau secara nominanyal tumbuh sebesar Rp 70 triliun.

“Apabila secara year to date, kredit perbankan ini sudah mengalami pertumbuhan sebesar 0,27 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut Wimboh berharap setahun pandemi yang berhasil dilalui dengan baik oleh sektor jasa keuangan, performa tersebut akan terus meningkat hingg akhir tahun 2021. []

Written by Gunadi Witjaksono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jelang Idul Fitri

Jelang Idul Fitri, BTN siapkan uang Rp13,4 triliun

Inovasi BCA

Inovasi BCA, Jahja Setiaatmadja: “Kami Tiada Henti Berinovasi”