Sri Mulyani: “Ini Syarat Indonesia Jadi Ekonomi Terbesar Dunia!”

oleh
Sri Mulyani

Sri Mulyani Indrawati (Menteri Keuangan –red) menegaskan bahwa untuk menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke 5 di dunia, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Wanita kelahiran Bandar Lampung ini mengtakan bahwa terdapat ada enam syarat yang harus dipenuhi dimana keenam syarat tersebut adalah fondasi kokoh bagi untuk ekonomi Indonesia ke depan.

“Ada enam syarat yang harus dipenuhi Indonesia jika ingin menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar. Enam syarat ini menjadi fondasi yang sangat penting,” ujar Mantan Direktur Bank Dunia tersebut.

Syarat pertama yaitu infrastruktur. Dimana pembangunan infrastruktur yang merata memiliki kontribusi besar dalam mendukung mobilitas serta mendorong pembangunan Indonesia.

“Infrastruktur ini punya dampak luar biasa bagi perekonomian,” jelas Sri Mulyani.

Syarat kekedua adalah kualitas SDM (Sumber Daya Manusia). Indonesia harus meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan, kesehatan, riset, dan perlindungan sosial.

“SDM yang kompeten tentunya juga harus menciptakan birokrasi yang efisien profesional berintegritas dan efisien,” ungkap Sri Mulyani.

Syarat ketiga adalah teknologi, dimana kemajuan sektor dapat mengembangkan industri yang memiliki kompetensi tinggi baik di dalam maupun luar negeri.

Syarat keempat yaitu adanya perbaikan kualitas pelayanan dan efisiensi proses bisnis. Syarat kelima adalah perbaikan pengelolaan tata ruang wilayah.

“Syarat terakhir yaitu mampu menjaga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia tetap sehat,” papar Sri Mulyani.

Namun demikian, Menkeu menyatakan ekonomi global tentunya juga berdampak terhadap situasi di dalam negeri. Oleh karena itu, Menteri terbaik di dunia ini menegaskan jika dirinya tidak bisa menjamin 100 persen bahwa enam syarat ini akan membawa Indonesia betul-betul menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima pada 2045 mendatang.

“Tentunya keenam syarat itu bukan jaminan karena kita juga dihadapkan oleh berbagai kemungkinan dinamika fluktuasi atau bahkan krisis yang mungkin terjadi dalam skala global,” ujarnya.

Namun, apabila kondisi perekonomian global kondusif, maka pendapatan per kapita Indonesia diproyeksikan berada pada posisi US$23.199 pada 2045 dengan usia produktif sebesar 47 persen.

“Selain itu jumlah masyarakat yang berada di kelas menengah ke atas kami perkirakan akan mencapai sebesar 70 persen dari total penduduk 319 juta jiwa,” tutup Sri Mulyani. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *