in , , ,

Strategi BNI Life Bidik Pertumbuhan Unitlink Campuran

Strategi BNI Life

Strategi BNI Life tahun ini tetap berfokus pada target pertumbuhan imbal hasil unitlink campuran. Meskipun sejak awal tahun, unitlink campuran BNI Life sudah menghasilkan angka yang cemerlang.

Menilik data Infovesta, produk yang terbilang sukses di unitlink ini antara lain B-Life Spectra Link Dana Selaras Plus yang bisa sampai di angka 9,21 persen ytd (year to date). Selain itu ada juga yang mencapai angka sampai 9,17 persen yaitu B-Life Link Dana Selaras.

Baca Juga: Bisnis Halal Healthcare Jadi Incaran Bank Syariah

Banyak produk unitlink campuran yang menunjukkan kinerja yang juga positif. Meski tidak begitu signifikan, namun B-Life Link Dana Kombinasi mencapai 1,91 persen ytd. BNI Life Syariah Balanced Fund juga berhasil mencapai 1,43 persen ytd.

Oleh karena itu strategi BNI Life pada tahun ini tetap berfokus pada aspek-aspek pertumbuhan yang jauh lebih baik.

Untuk tahun ini dan ke depannya, BNI Life masih memproyeksikan bahwa pendapatan tetap, saham, dan keuntungan dari unitlink akan terus naik. Khusus untuk unitlink ini sendiri, BNI mematok target imbal hasil sampai 17 persen.

Angka tersebut naik signifikan dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai imbal sekitar 3 persen saja. Meskipun demikian, angka ini juga masih bisa dibilang cukup tinggi jika dibanding produk lain yang imbal hasilnya negatif.

STRATEGI BNI LIFE BERDASARKAN BEI

Direktur Keuangan BNI Life Eben Eser Nainggolan memaparkan bahwa imbal hasil bisa negatif karena beberapa hal. Salah satunya adalah kondisi perlambatan ekonomi sebagai akibat perang dagang.

Sedangkan strategi BNI Life dalam hal ini adalah melakukan penempatan investasi pada obligasi yang memiliki durasi panjang. Untuk porsi sahamnya sendiri, akan dipilih saham dengan kapitalisasi di pasar kecil sampai menengah.

Baca Juga: Ajukan BNI Griya Kini Lewat Online, Nggak Pake Ribet

Eben menambahkan bahwa strategi BNI Life tersebut berdasar pada dukungan data dari Bursa Efek Indonesia. Di mana, indeks IDX SMC Composite di sana sepanjang tahun 2019 sampai akhir bulan ini mencapai 8,46 persen ytd.

Beda halnya dengan indeks IDX SMC Liquid yang jumlahnya mencapai 51 saham pilihan dari IMX IMC Composite. Ini juga mengalami kenaikan yang lebih tinggi yakni mencapai 9,19 persen ytd. []

Berita Bank

Written by Berita Bank

Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Proyek IPO

Proyek IPO: Empat Unicorn Indonesia Siap Melantai

Ekonomi Global

Ekonomi Global Terkini! Pinterest Go Public