Tahun 2019 BI Akan Perluas Pembayaran Non Tunai

oleh
Pembayaran Non Tunai

Pembayaran non tunai atau elektronifikasi pada tahun depan akan diperluas oleh Bank Indonesia (BI), hal ini menjadi bagian rencana BI di tahun 2019 yang salah satunya yaitu perhatian pada sistem pembayaran dan keuangan syariah.

“Tahun ini Program elektronifikasi pembayaran non tunai dinilai sudah sangat baik dan dikatakan berhasil. Tahun depan kami pastikan akan kami lakukan perluasan, ujar Gubernur BI Perry Warjiyo.

Lebih lanjut Perry mengatakan perluasan tersebut salah satunya melalui program bansos. Selain itu, imbuhnya, BI akan melakukan perluasan pembayaran non tunai pada moda transportasi serta mendukung seluruh elektronifikasi keuangan pemerintah daerah.

“BI juga terus mengembangkan uang elektronik serta technology financial system atau fintech di sektor UMKM. Sementara itu untuk sektor keuangan syariah kami akan meluncurkan suku, wakaf produktif dan zakat,” terangnya.

Secara umum BI menilai industri keuangan di tanah air masih sangat kuat. Hal tersebut tercermin dari risiko kredit yang terkendali dengan sangat baik serta peningkatan penyaluran kredit dan likuditas yang cukup.

“Industri perbankan mencatat rasio kecukupan modal (CAR) masih tinggi yaitu 2,9 persen serta rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) 2,7 persen. Adapun kredit secara year on year tumbuh 12,7 persen,” terangnya. []

Tentang Penulis: Berita Bank

Gambar Gravatar
Berita harian bank terbaru, berita bank indonesia, berita terkini, berita perbankan, bank bjb, bank indonesia, berita bank mandiri, berita bank bri, berita bank syariah, berita bank terkini, berita bank bca, berita bank bjb hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *