in ,

Tarik Tunai ATM Bank Mandiri Kini Maksimal Rp20 Juta

Tarik tunai ATM

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Tarik tunai ATM milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengalami perubahan batas maksimal dana yang ditarik.

Jika sebelumnya batas maksimalnya Rp15 juta dalam sehari, kini meningkat menjadi Rp20 juta per hari.

Peningkatan limit tarik tunai ATM Bank Mandiri ini akan berlaku mulai tanggal 12 Juli hingga 30 September mendatang.

Peningkatan limit tariktunai ATM ini sesuai dengan penyesuaian sementara batas maksimal penarikan tunai melalui ATM berteknologi chip dari Bank Indonesia (BI).

Kebijakan ini dikeluarkan untuk mendukung penerapan PPKM Darurat yang ditetapkan pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

Direktur Operasional Bank Mandiri Toni E.B. Subari menjelaskan kenaikan limit tarik tunai ATM Mandiri hingga Rp220 juta per hari hanya berlaku bagi yang telah menggunakan teknologi chip.

Yaitu jenis kartu debit Prioritas, Platinum Visa, Platinum GPN, Gold Bisnis Visa dan Platinum Bisnis Visa.

Dijelaskannya, selama penerapan PPKM Darurat, pihaknya akan tetap melakukan pengisian mesin ATM dengan limit maksimal dan terus memantau kebutuhan uang tunai masyarakat dan nasabah.

“Peningkatan batas maksimal tarik tunai ATM ini salah satu langkah pencegahan penyebaran Covid-19. Kami memastikan seluruh mesin ATM akan beroperasi secara optimal selama PPKM Darurat. ATM Mandiri juga dapat menerima transaksi menggunakan kartu debit chip bagi masyarakat yang menggunakan,” ujar Toni dalam keterangannya, Minggu (11/7).

Toni menyatakan, pihaknya mendukung penyesuaian sementara batas maksimal tarik tunai ATM berteknologi Chip tersebut.

Transaksi Tarik Tunai ATM

Hingga saat ini, jumlah mesin ATM Bank Mandiri mencapai lebih dari 13 ribu unit di seluruh wilayah yang terhubungan dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus.

Total rata-rata transaksi tarik tunai ATM Mandiri yaitu sebanyak 135 transaksi per hari, dengan nilai rata-rata transaksi tarik tunai mencapai Rp110 juta per ATM.

Di tengah situasi penularan covid-19 yang meningkat tajam, bank pelat merah ini terus mengimbau pra nasabahnya untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Bank Mandiri juga mengajak para nasabah untuk membatasi mobilitas dan mengoptimalkan transaksi nontunai atau QR Code Indonesian Standard (QRIS).

Salah satunya dengan penggunaan layanan digital Mandiri dalam hal pemindahbukuan, pembayaran tagihan, pembelian, hingga kemudahan pembayaran non-tunai.

Sejauh ini, mitra merchant Bank Mandiri yang melayani transaksi nontunai sudah lebih dari 820 ribu, baik itu EDC fisik, QR Statis dan e-commerce.

Merchant tersebut berasal dari berbagai sektor, seperti supermarket, makanan dan minuman, grosir, kesehatan, pariwisata, dan ritel lainnya.

Pada Mei 2021, jumlah transaksi nontunai sudah tembus 1,4 juta kali dengan nilai lebih dari Rp100 miliar.

Jumlah itu meningkat sebesar 170 persen secara tahunan jika dibandingkan periode yang sama tahun 2020. []

Written by Gunadi Witjaksono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PPKM Darurat

PPKM Darurat! Bank BTN Optimistis Kinerja Terjaga

Tarik Tunai ATM

Tarik Tunai ATM BSI Kini Bisa Tanpa Kartu!